Kamis, 28 Februari 2019

Solusi murah untuk HRD


Solusi murah untuk HRD
Bukan perkara mudah bagi manajemen untuk menentukan seorang  pegawai, diberikan bonus, dipromosikan naik jabatan atau bahkan harus diberhentikan!. Bagi perusahaan yang pegawainya bisa dihitung dengan jari tentu mudah, tapi bagaimana jika pegawainya sudah ratusan atau bahkan ribuan. Tentu memerlukan bantuan programmer untuk membuat sistimya, masalahnya tidak semua programmer mampu membaca pattern dari lembaran dataset sebuah peristiwa.
HR globe describe the HR is the main variable in management
HR globe

Di sinilah peran seorang data scientist diperlukan untuk mendampingi CEO/stake holder untuk memberi masukan berdasarkan analisa yang dibuatnya, agar tidak salah dalam mengambil keputusan dalam manajemen. Tapi mudahkah mencari data scientist? Tentu tidak mudah, andai adapun mungkin besar salarynya.
Sekarang kita tinjau saja studi kasus HRD dengan mengambil data dari DALEX dan menulis scriptnya dalam bahasa R. Selanjutnya untuk memudahkan melihat hasilnya akan digunakan Shiny application yang di deploy di server shiny.io, tampilan awal untuk data mungkin agak lambat, karena penulis memakai vasilitas server nya free, tapi jika kita sabar dan  sedikit  mau menunggu, hasilnya tidak mengecewakan.


Selasa, 26 Februari 2019

Prediksi Individual Variable terhadap Target

Prediksi Individual Variable terhadap Target.

Melanjutkan posting terdahulu, akan ditambahkan prediksi klasifikasi pilihan mahasiswa
ketika masuk universitas, variablenya terdiri dari:

Tb1
lihat Tb1
Table cara mahasiswa masuk universitas:
1 . sesuai pilihan pertama dan cocok.
2.sesuai pilihan pertama dan tidak cocok.
3.bukan pilihan pertama tapi cocok.
4.bukan pilihan pertama  dan tidak cocok.

Senin, 25 Februari 2019

Faktor apa saja yang mempengaruhi nilai IPK seseorang?


Faktor apa saja yang mempengaruhi nilai IPK seseorang?Tentu pertanyaan itu tidak mudah dijawab, karena banyak factor yang mempengaruhi. Di sini akan dianalisa variable apa saja yang mempengaruhinya, dan prediksi apa saja yang akan didapatkan.
Data awal diambil dari data mahasiswa  data terdiri dari 129 observasi dan 66 variabel, akan dibatasi untuk  variable (MBTI, INTROVERT.I, SENSING.S, THINKING.T, JUDGING.J, E.EKSTROVERT, N.INTUITION, F.FEELING, dan IPK .

Model yang akan dicoba adalah model random forest(rf), model gradient boosting(gbm) dan model neural network(nn),  selanjutnya akan dipilih mana yang paling baik untuk prediksinya.
File excel

Berikut script R dan penjelasannya:

Minggu, 24 Februari 2019

Sepeda Motor Honda terjual 134 juta lebih sampai th 2024

Prediksi penjualan sepeda motor .
Mampukah prasarana yang dibangun pemerintah bisa menekan laju pertambahan sepeda motor di jalan? Pertanyaan yang sulit dijawab. Pemerintah  pasti punya perhitungan  dan rancangan yang diyakininya akan mengurangi laju pertambahan kendaraan bermotor. Benarkah itu?

Gb 1

Di sini akan dibahas laju pertambahan kendaraan bermotor menggunakan data penjualan sepeda motor  Honda dari th 2005-2016, akan dicoba memprediksi penjualan sepeda motor Honda 7 th ke depan. Kira kira berapa jumalahnya pada th tsb.
Dari hasil prediksi nanti kita bisa membandingkan antara laju pertambahan jalan dan laju pertambahan speda motor. Proses menggunakan http://www.rstudio.comR programming,visualisasi dengan Shiny Aplikasi. Berikut script R nya:

Jumat, 22 Februari 2019

Pilih kopi Starbuck apa enaknya?


Pilih kopi Starbuck apa enaknya?
Untuk menjawab pertanyaan di atas, akan kami coba menganalisa data hasil scrapping dari laman twitter Starbuck Indonesia  @SbuxIndonesia(23 Feb 2019, jam 10 wib). Hasil analisa akan dibagi menjadi: 1. Klasifikasi emosi, 2. Klasifikasi polaritas, 3. Analisa Corpus.
Tentunya analisa ini masih terbatas pada quota free yang diberikan oleh twitter, tapi sudah bisa memberi gambaran singkat tentang persepsi  umumnya masyarakat Indonesia terhadap Starbuck, untuk  mencapai hasil yang maximal tinggal mengajukan quota yang diinginkat ke twitter.
Berikut saya berikan script R nya:

Tb1

Tb2

Rabu, 20 Februari 2019

Tokopedia vs Bukalapak



Tokopedia vs Bukalapak
Dunia start up  saat ini lagi booming  di Indonesia, ada beberapa start up dari Indonesia yang berhasil menyandang  gelar “Unicorn”, contohnya Tokopedia, Bukalapak, Traveloka, Gojek dsb. Tentu bukan perkara mudah sebuah start up bisa menyandang gelar “Unicorn”, sedikit kisah tentang Bukalapak, yang pernah hampir bangkrut, bangkrut berarti valuasi start up tsb nyaris nol rupiah(Rp 0.00,-), tapi Achmad Zaky sang foundernya berhasil menyelamatkan dari tragedy kebangkrutan, tentu tidak mudah melakukannya.
Ilustrasi Bukalapak tsb, hanyalah salah satu kasus saja, tentu start up lain juga punya perjuangan dan keunikan tersendiri untuk survive.
Di sini kita hanya akan membahas perbandingan Tokopedia dan Bukalapak, terhadap cuitan twitter, apakah disukai atau tidak, orang sono bilang “like” or “hate”. Kira kira mana yang lebih banyak disukai.
Gb1
Gb2


Dengan menggunakan R programming, data cuitan twiter  @tokopedia dan @bukalapak, tgl 21 Februari 2019, jam 9.30. Berikut saya tuliskan script R nya:

Rabu, 23 Januari 2019

Ini dia model yang bisa dipakai.

MODEL  di sini bahkan bisa dijadikan experimen, tidak cuma bisa dicoba coba, diperlakukan apapun dia tidak akan komplain, dan yang mengherankan lagi ... tidak mau dibayar alias gratis. Trus pertanyaanya siapa model yang bisa dipakai tsb? Simak paparan saya, untuk menepati janji melanjutkan postingan kemarin.

Model tersebut adalah Model Machine Learning dari Studio Azure Machine Learning Microsof, di sini akan dicoba menganalisa dataset yang sudah dipersiapkan, untuk menguji 5 model Machine Learning sbb:
1. Bayesian Linear Regression
2. Neural Network Regression
3. Boosted Decision Tree Regression
4. Linear Regression
5. Decision Forest Regression
Model Bayesian Linear Regression dan Neural Network Regression sudah dicoba dipostingan sebelumnya, hasilnya Neural Network Regression lebih unggul dari Bayesian Linear Regression, apakah model Neural Network Regression masih unggul, jika data diatas duji lagi dengan model Boosted Decision Tree Regression, Linear Regression dan Decision Forest Regression? Ikuti langkah di bawah ini:
Langkahnya sama seperti postingan terdahulu, 
1. Upload Modul data
2. Split data, recomended 50% training data 50% test data
3. Modul Machine Learning
4. Modul Train Model, di panel properties, dikeluarkan variable lable(medv), sebagai target.
5. Modul Score Model
6. Evaluate Model
7. Executed R Script modul
8. Masing masing dihubungkan dengan Modul Add Row
Note:
Perlu modifikasi R script di panel properties sbb:
Untuk Bayesian Linear Regressian dan Decision Forest Regression  model, ketik R script di bawah ini(Script 1)
Script 1
Untuk Neural Network Regression, Boosted Decision Tree Regression dan Linear Regression, ketik R script (Script 2)
Script 2

9. Lakukan prosedure 1 sampai 7 untuk setiap modul machine learning, jadi ada total 5 modul yang akan diexecusi di Studio Machine Learning. Diagram lengkap modelnya ada di Screen 1
Screen 1
10. Klik Run
11. Upload to Web


Screen 2

12. Kesimpulan
12.1. Ternyata model yang unggul adalah Boosted Decision Tree Regression, dengan nilai
 Coefficient Determination = 0.898651, dan RMSE = 2.790232, lihat Screen 2.
12.2. Jadi dari kelima model machine learning yang dicoba di sini, yang terbaik adalah model Boosted Decision Tree Regression.
12.3. Eksekusi 5 model di atas di Studio Azure Machine Learning hanya makan waktu kira2-kira 3 menit. 

Referensi
3. Github
4. Dropbox
5. H2O




Financial Institutions Survey Analysis Part 1

Financial Institutions Survey Analysis  1. Data     Survey data consist of the 99 observations and 73 variables. This study focuses on asses...